Mutiara Cinta

          Cinta,Seribu jalan telah kita lewati, harapan dan kecewa silih berganti, bahagia dan benci telah bercampur tetapi penantian tak kunjung tiba. Penantian Untuk selalu bersama penantian agar kamu mempersuntingku selamanya.
           Kamu adalah pasangan jiwaku yang selalu menebarkan benih cinta sepanjang jalan hidupku.
Agar aku dapat menikmati keindahan cinta disetiap nafasku.
            Cinta laksana selembar karya seni, Bahkan bagian yang paling kecilpun bisa sedemikian
indah. Cinta juga bisa di ibaratkan sebuah “ LAGU” dimana syair-syairnya bisa membawa kita larut didalamnya.
 Mutiara Cinta
            Bila cinta
sudah ada di dalam lubuk hatiku akan aku jaga agar tetap sentosa sekarang aku percaya dengan api asmara. Ternyata Asmara tak seperti yang aku
bayangkan. Inilah asmara dia membuat aku terbang member kesempatan untuk aku berteriak “ AKU SANGAT MENCINTAIMU ”.
            Hanya kasih
sayang tulus yang mampu menyentuh hati orang lain. Hanya “CINTA” yang bisa mendamaikan kebencian. Hanya “KASIH SAYANG” tulus yang mampu menebus ruang dan waktu. Semua
kata-kata ku datang dari lubuk hati, seperti nyala api yang melompat dari
hati, lalu menghilang menjadi abu, selolah-olah mata adalah bibirmu yang
menjawab cintaku dengan air mata.
            Cinta dan dosa selalu bertolak belakang. Tetapi batasannya sangat tipis. Bedanya cinta hanya dan selalu mengarah menuju kebaikan, sedangkan dosa hanya dan selalu mengarah kepada kehancuran. Cinta mengajarkan kita merasa lengkap dalam hidup dimana setiap rasa di junjung, setiap emosi dibesarkan. Realitas hidup menyebar,….dan
kita beterbangan ke langit. Cinta mungkin bertahan sesaat satu jam atau satu sore namun tiada menghapus nilainya. Sebab, kita tertinggal bersama kenangan yang tersimpan sepanjang hidup.
            Tuhan telah menganugerahkan intelagasi dan pengetahuan kepadamu. Janganlah kamu padamkan “LAMPU” kasih sayang tuhan, dan jangan biarkan “LILIN” kearifan mati dalam kegelapan nafsu dan kesalahan. Sebab, orang
yang bijak mendekati manusia dengan “OBORNYA” untuk menerangi jalan umat manusia.
            Cinta adalah nyala api yang melalap hati manusia aku ingat saat pertemuan pertama sehingga
aku mengenalmu selama bertahun-tahun, dan aku ingat saat perpisahan.tidak ada yang dapat memisahkan kita. Ternyata, Cinta kasih ghaib yang telah menyentuh hati dengan jemari halusnya bagaikan jemari seorang musikus yang menyentuh dawai-dawai haspa. Sesuatu daya kekuatan baru yang timbul dari ketiadaan dan tumbuh pesat perkasa. Merangkum diri sejatinya. Dan memenuhi jiwanya dengan cinta membara yang terasa pedih sekaligus manis. Carilah “Pahlawan” didalam hatimu hingga menemukan “kunci kehidupanmu. Inilah kisah cintaku.

 

By: heniy muchiiey 47 kaliboto.

2 Comments

  1. aswaja admirable January 14, 2016

Leave a Reply