cerita: Kerajaan Dan Siasat

manggisan.org fatihul ulum- Salah satu jenderal dari kerajaan song (1127 1129) jenderal liyu  menghianati kerajaannya dgn membelot pada dinasti jin yg telah lama menjadi musuh kerajaan song. cerita: Kerajaan Dan Siasat

Konflik sdh memanas diatara dua dinasti itu; di tahun 1137.

Jenderal yu fe dari dinasti song diutus untuk melakukan penyerangan terhadap dinasti jin. Di aterkenal sebagai jenderal yg cerdik.

Sedangkan dari dinasti song diutuslah dua jenderal yaitu liyu dan jinwu untuk menghadapai jenderal yufe yg terkenal cerdik dalam mengatur penyerangan.

Yu fe menyadari bahwa peperangan akan berlangsung lama sebab salah satu dari jenderal musuhnya itu tahu sedikit banyak tentang taktik taktik perangnya. Dia harus memikirkan cara yg lain yg sebelumnya tdk pernah didengar oleh li yu, dan tak dapat diduga oleh jin wu

Menurut kabar yg didengar oleh jenderal yufe pasukan kedua musuhnya memang cukup tangguh akan sulit sekali untuk mengalahkannya dlm waktu singkat. Dan dia dengar pula kalau li yu dan jin wu tidak begitu akur.

Suatu hari seorang prajurit melapor pada yufe kalau mreka telah menangkap salah satu mata mata jin wu. Timbul ide darinya.

”Panggil orang itu kemari jangan kau apa apakan dia !?” Printahnya. Diapun membeberkan rencannya pada penasehat militernya.

Mata matan itu dibawakehadapan yu fe. Dan dgn sangat meyakinkan dia berkata ”apa yg kalian lakukan dia adalah za bi mata mata mata ku yg hendak kukirim ke liyu untuk merencanakan sesuatu kalian salah menyangka dia. ”

Para prajurit penangkppun mengekeret memohon ampun. Sang penasehat militer mendukung.

Sedangkan mata mata itupun awalnya bingung. Dan timbul juga niatnya untuk bisa selamat. Jendral ini salah mengenali orangnya pikirnya. Lebih baik aku pura pura saja.

Dia pun bersimpuh ”ampun paduka jendral hamba memang kemari hendak mengambil tugas itu. Hanya saja para prajurit ini malah menangkap hamba ” simpuhnta merasakan harapan hidupnya yg besar juga mendapatkan pujian dari atasannya yang sebenarnya, krn mendapat kabar baik.

Baca Juga:  Katak yang sombong

” baiklah tolong sampaikan suratku pada li yu tentang rencana kita terhadap jin wu. ” kata jendral yufe. Yang disambut dgn semangat oleh mata mata jinwu itu.

Jenderal yufe segera membuat surat palsu dengan meyakinkan tentang rencana untuk membunuh jin wu yg kemudian akan diteruskan pada pembunuhan kaisar jin. Rencana dibuat sebagus mungkin agar terlihat sangat meyakinkan. Kemudian surat rencana itu di segelnya dgn lilin.

”Serahkan surat ini kepada liyu” kata jendral yufe meyakinkan ”jika ini berhasil kita siapkan rencana keduanya” dia serahkan surat bersegel itu kepada mata mata.

Bukan main prasaan merasa beruntungnya mata mata itu. Pertama dia selamat dari hukuman yg mengancam hidupnya. Kedua malah dia mendapatkan rencana yang bakal membuat jendral jin wu atasannya bakalan senang.

Surat bersegel itu diserahkan pada jin wu dan bukan main marahnya dia saat membacanya. Kemudian, mata mata itu di bawanya menghadap rajanya. Agar di ceritakan padaaya langsung, rencana li yu selanjutnya.

Membaca rencana setelah membunuh jin wu . li yu akan meneruskan rencana untuk menggulingkan dirinya. Membuat raja bertindak gegabah, dia langsung turunkan perintah untuk memecat li yu dari jabatan jendral. Yang menggoncangkan moral para prajuritnya.

Tahu bahwa rencananya berjalan sesuai dengan yang diharapkan– Keadaan moral prajurit musuh goncang. Jendral yufe memanfaatkan situasi itu dengan melakukan penyerangan yang gemilang. Kerajaan jin pun akhirnya kalah.

 

disadur dari cerita tiongkok:

oleh Pengweb manggisan.org Fatihul Ulum Manggisan Tanggul

Leave a Reply