Santri Pemenang

Fatihul Ulum Manggisan.org – Sejak dulu hingga hari ini, orang-orang pemenang dari Nusantara selalu bermunculan. Sebut saja seperti Gajah Mada dalam bidang politik kerajaan, Wali Songo dalam bidang seni dan dakwah, syekh Nawawi Banten dalam bidang Fiqh dan Tafsir, Buya Hamka dalam bidang sastra dan tafsir, Bung Karno dalam bidang nasionalisme, Mbah Hasyim Asyari dan Kyai Ahmad Dahlan dalam bidang organisasi modern. Nama-nama mereka tercatat dengan tinta emas dalam lembaran sejarah dunia.Santri Pemenang

Yang sangat menarik dari perjalanan tokoh-tokoh yang disebutkan diatas adalah mereka mempunyai latar belakang sebagai santri, kecuali Gajah Mada (namun, dalam secuil catatan orang-orang aliran mistik, Gajah Mada pun dikabarkan sebagai orang yang sudah ber-islam. Dikuatkan oleh catatan buku Atlas Wali Songo, islam sudah masuk Nusantara sebelum jaman Majapahit). Ternyata santri sudah sangat menjadi warna dalam perjalanan kehidupan bangsa kita.

PonPes Fatihul Ulum Manggisan

Fatihul Ulum Manggisan pondok pesantren

Jika hari ini ada santri menorehkan prestasi dalam bidang ilmu pengetahuan pada bidang-bidang yang disebutkan diatas, maka hal itu merupakan pengulangan sejarah. Menjadi menarik jika pencapaian prestasi itu dalam bidang yang terasa tidak wajar bagi dunia santri nusantara, misalnya Desaign Grafis, maka hal itu merupakan catatan sejarah baru.

Adalah Nur siwan alias is-one, salah seorang santri aktif dari Pondok Pesantren Fatihul Ulum Manggisan Tanggul Jember sebagai santri yang berhasil membuat catatan sejarah baru. Remaja santri yang sudah “agak fasih” membaca kitab kuning ini sudah tercatat sebagai pemenang kompetisi desain grafis (graphic design) tingkat internasional di web Design. Dia lahir di Songon Pondok Joyo Semboro Jember pada 20 juni 1993 dan lulus dari madrasah aliyah (MA) Fatihul Ulum al-Mahfudz Manggisan Tanggul tahun 2013.

Baca Juga:  Hari Pertamaku Dipesantren

Santri yang memang mempunyai hobby mendesain ini, belajar desain grafis secara otodidak. Berbekal buku-buku dari perpustakaan pesantren Fatihul Ulum, laboratorium komputer pesantren, dan tutorial yang diunduhnya dari youtube, dia berhasil membangun hobby nya menjadi sesuatu yang berguna. Tentu ada kepayahan untuk mencapai semua itu, diantaranya adalah menjadikan malam sebagai siang dan siang sebagai malam. Jungkir balik.

Menurut is-one, ketika ditemui dipertapaannya, diantara prestasi internasional yang sudah dicapainya adalah memenangkan kompetisi logo sebuah perusahaan security ‘Protective Dynamics’ dari amerika serikat. Memenangkan kontes logo perusahaan ‘Pimp Je phone’, sebuah perusahaan asal negara Belgium yang bergerak dalam bidang aksesorris telephone. Logo garapan is-one sudah terpasang di perusahaan tersebut dan bisa dilihat websitenya.

Perusahaan amerika serikat lainnya yang juga dimenangkannya adalah kontes logo perusahaan ‘Passion Over Paper’, perusahaan yang bergerak dalam bidang motivasi. Terakhir yang sudah dimenangkannya adalah kontes logo perusahaan ‘365’ asal Japanes. Sekarang dan selanjutnya dia akan terus mengikuti kontes-kontes internasional lainnya untuk membawa bumi Fatihul Ulum semakin terang dilihat dari luar angkasa.

Apa dampak dari kesuksesan ini?, tentu banyak sekali dan kurang etik jika disebutkan disini. Yang bersangkutan tidak mengijinkannya dipublikasikan.

Ketika ditanya tentang tips suksesnya, dia hanya menjawab dengan sederhana; “fokus”. Memang benar, fokus merupakan jalan pintas yang bisa mengantarkan kita lebih cepat  sampai pada tujuan jika kita ditakdirkan berhasil, dan lebih cepat mengetahui kegagalan jika kita ditakdirkan gagal, sehingga lebih bersegera untuk bangkit lagi. Tidak fokus sama halnya dengan mengejar dua kelinci, kita sulit menangkap  salah satunya atau bahkan kita tidak akan mendapatkan keduanya, karena kelinci itu akan lari pada arah berbeda.

Baca Juga:  Antara Tuhan dan Takziran

Nah…, selamat datang wahai santri pemenang.

By: Ust. Syafi’i, Kaliboto jatiroto, Teacher of Fatihul Ulum Manggisan

Leave a Reply