Kenakalan Remaja

Manggisan.org – Kenakalan Remaja

Sudah tidak bisa dipungkiri lagi, remaja kita saat ini telah banyak mengalami perubahan. Baik dari segi akhlak maupun pergaulan. Jika dilihat dari segi akhlak, para remaja sudah banyak meninggalkan tata karma yang seharusnya di terapkan setiap harinya. Mulai dari akhlak atau adab kepada orang tua, guru dan juga lingkungannya. Kadang kepada orang tua sering berbohong, jika disuruh tidak pernah mau, bahkan ada yang sampai membunuh orang tuanya karena tidak dikasih uang. Kepada guru sering membantah kalau diberi tugas, tidak mendengarkan keterangan dari guru. Apakah pantas sebagai seorang anak atau sebagai seorang murid berprilaku seperti itu? Sangat tidak pantas dan memprihatinkan. Seharusnya dimasa-masa seperti itu, para remaja menggunakan waktu tersebut sebaik mungkin. Bukan malah merusak masa depannya sendiri.

Ada juga pergaulan bebas yang saat ini tengah marak-maraknya. Terdapat suatu cerita, ada seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku SMP. Sebelum memasuki sekolah menengah pertama, ia terkenal pendiam, tidak mudah bergaul, pintar, rajin belajar dan ibadah. Namun, sedikit demi sedikit perubahan pada anak itu mulai muncul. Berawal dari kesalahan dalam mencari teman. Ia berteman dengan beberapa anak yang tingkah lakunya sangat brutal. Mereka sering bolos, suka merokok, suka ngerumpi, bahkan berbaur dengan lawan jenis adalah hal biasa. Sehingga si anak yang tadinya rajin belajar, ibadah dan pendiam berubah drastic. Ia mulai mengikuti prilaku teman-temannya mulai dari jarang sekolah, malas belajar, dan suka membantah orang tua.Kenakalan Remaja

Sampai suatu ketika, Bunda si anak tadi mencemaskan anaknya karena sampai pukul 01.30 anak tersebut belum pulang kerumah. Si ibu mencari tau kesana kemari, menghubungi teman-temannya namun tak ada satupun yang mengetahui keberadaanya. Lalu si ibu tersebut melewati jembatan yang ada di dekat rumahnya. Tiba-tiba, si ibu menemukan tas milik putrinya tadi. Ia langsung panik dan mencoba mencari handphone didalam tas itu. Ternyata benar handphone si anak tertinggal. Si ibu mengecek pesan-pesan terakhir dari putrinya.”Aku tunggu dijembatan dekat rumah kamu ya chayank…” tertera seorang nama seorang laki-laki (Arya chyank).

Baca Juga:  Berani bermimpi

Tanpa basa-basi, ibu itu langsung melaporkan ke kantor polisi. Polisi langsung bergerak dan menyusuri sekitar jembatan tadi. Alhasil, dugaan si ibu benar. Putrinya yang dulu ia kenal pendiam, dan rajin belajar, kini tengah terkapar pingsan di atas rerumputan tanpa memakai sehelai kain pun. Si ibu panic dan langsung memeluk anak itu. Kemudian, mereka membawa si anak kerumah untuk menenangkan diri dan menunggu keadaannya pulih kembali. Setelah sadar, si anak menceritakan kisah sebenarnya kepada si ibu, dan begitu terkejutnya saat si ibu mengetahui bahwa anaknya hamil dengan pacarnya sendiri. Na’udzu billah.

Coba kita bayangkan, apa yang akan terjadi pada remaja-remaja 5 tahun yang akan datang….???

Jika saat ini saja sudah sangat tidak pantas. Semua tergantung pada diri kita sendiri. Walaupun banyak godaan-godaan menuju kemaksiatan, namun, kita mempunyai benteng yang kuat (iman) maka kita tidak akan mudah terjerumus kedalam jurang kenistaan. Memang benar, seorang remaja yakni antara umur 13-17 tahun adalah masa-masa mencari jadi diri. Diri kita sendirilah yang akan menemukan masa depan dan karakter yang menjadi patokan di hadapan orang lain. Semua orang memiliki penilaian pada orang lain yang pasti sesuai dengan prilaku kita sehari-hari. Meskipun cantik, pintar namun kelakuan tidak berakhlak, maka kecantikan dna kepintaran tersebut berubah menjadi sosok wanita yang di remehkan orang lain.

Jadi, mulai sekarang, rubahlah kelakuan-kelakuan remaja yang berstatus negatif dengan cara sering mengaji Al-qur’an, tidak meniggalkan sholat 5 waktu, melakukan aktivitas yang berbasic keagamaan, suka mendengarkan ceramah di pengajian, sholat malam disertai berdo’a agar di jauhkan dari godaan-godaan syetan, memakai jilbab, membatasi pergaulan, suka membaca kisah-kisah tokoh islami agar bisa mengikuti prilaku tokoh itu seperti Siti Khadijah, Siti Aminah dll. Karena jika saat ini remaja wanita telah rusak, maka negara pun akan rusak. Hal tersebut membuktikan bahwa wanita mempunyai peran penting didalam suatu negara. Seperti dalam hadits :

Baca Juga:  Ku Menjenguk Nenek Di Rumah Tuhan

الدُّنْيا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِهَا المَرْأَةُ الصَّالِحَةُ

Artinya: Dunia adalah keindahan (perhiasan dunia) dan sebaik-baik keindahan (perhiasan dunia) adalah wanita sholehah.

Jadilah wanita-wanita yang dirindukan surga bukan malah menjadi wanita yang mengobarkan api neraka. Gunakanlah waktu remajamu sebaik mungkin karena masa remaja adalah masa paling bahagia dan masa remaja juga masa yang paling menyedihkan. Namun di balik semua itu tugas kita saat ini adalah menjadi anak yang berbakti, murid yang rajin, dan menjadi wanita sholehah. Rajin-rajin lah ibadah, berusaha, dan bertawakkal atas semua kehendak tuhan yang tidak kita ketahui.

Kita hanyalah manusia biasa yang tak akan luput dari dosa dan kesalahan. Maka, Mulailah dari kesadaran pada diri sendiri karena yang menentukan arah kemana kita akan melangkahkan masa depan adalah diri sendiri.

Mintalah pertolongan hanya kepada ALLAH dan berprilaku baiklah kepada sesama muslim. Insyaallah Tuhan akan senantiasa menolong dan melindungi kita. Aamiin.

 

By: Alda Syafira, kelas Xi b, Santri Putri Fatihul Ulum Manggisan.

Leave a Reply